Rabu, 13 Oktober 2010

Perbankan diminta genjot kredit ke pertanian

Perbankan diminta lebih agresif menggenjot pembiayaan ke sektor pertanian untuk memacu pertumbuhan bisnis di sektor tersebut. Wakil Menteri Pertanian Budi Krisnamurthi mengatakan sektor pertanian, terutama subsektor holtikultura dan peternakan ayam, memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Namun, hingga saat ini kucuran kredit ke subsektor tersebut masih rendah. 

"Prospek pembiayaan ke subsektor holtikultura dan ayam luar biasa. Kalau perbankan memberikan kredit di subsektor itu, tidak akan berkompetisi dengan kredit-kredit program pemerintah," katanya hari ini.
Dia menyebutkan beberapa sentra produksi holtikultura, antara lain di Lembang Jawa Barat, serta Boyolali dan Dieng Jawa Tengah, masih membutuhkan kucuran kredit perbankan. 

Berdasarkan data Bank Indonesia, pembiayaan perbankan nasional untuk sektor pertanian per Agustus 2010 mencapai Rp87,8 triliun. Secara tahunan, nilai tersebut bertambah Rp13,1 triliun atau tumbuh 17,6% dibandingkan kucuran kredit per Agustus 2009 sebesar Rp74,7 triliun.